
Semarang, 17 Juli 2026 – Fakultas Ushuluddin dan Humaniora (FUHUM) UIN Walisongo Semarang melalui TEOSOFIA: Indonesian Journal of Islamic Mysticism menggelar Workshop Pendampingan Submit Scopus pada Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola jurnal sekaligus meningkatkan kualitas publikasi ilmiah agar siap bersaing di tingkat internasional.
Workshop diikuti oleh seluruh tim editorial Teosofia dengan pendampingan intensif dari RAJAWALI (Rumah Jurnal UIN Walisongo). Pendampingan difokuskan pada finalisasi naskah, pemenuhan standar penerbitan internasional, hingga strategi pengajuan jurnal ke basis data bereputasi Scopus. Selain itu, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengevaluasi kesiapan jurnal dalam memenuhi berbagai indikator yang dipersyaratkan.
Editor in Chief Jurnal Teosofia, Prof. Dr. Hasyim Muhammad, M.Ag., menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim editorial atas dedikasi mereka dalam meningkatkan kualitas jurnal. Menurutnya, keberhasilan sebuah jurnal tidak hanya bergantung pada mutu artikel, tetapi juga pada komitmen dan kerja sama seluruh pengelola.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim editorial Teosofia yang telah bekerja dengan penuh komitmen. Kerja keras ini menjadi modal utama untuk membawa Teosofia semakin diakui di tingkat internasional. Semoga ikhtiar bersama ini membuahkan hasil terbaik dalam proses menuju Scopus,” ujarnya.
Ketua RAJAWALI UIN Walisongo, Muhammad Syarif Hidayat, M.A., juga memberikan apresiasi terhadap perkembangan Teosofia. Ia menilai jurnal tersebut telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, baik dari sisi kualitas artikel maupun pengelolaan editorial yang konsisten mengikuti standar internasional.
Menurutnya, berbagai persiapan yang dilakukan menjadi modal penting untuk meningkatkan peluang Teosofia meraih indeksasi Scopus.
“Tim Teosofia sangat luar biasa dalam mempersiapkan artikel yang berkualitas. Tata kelola jurnalnya berjalan dengan baik dan konsisten sesuai standar internasional. Kami sebagai pengelola Rumah Jurnal (RAJAWALI) memberikan apresiasi sekaligus dukungan penuh agar Jurnal Teosofia berhasil mencapai target indeksasi Scopus,” ungkapnya.
Apresiasi serupa disampaikan Dekan Fakultas Ushuluddin dan Humaniora, Dr. Mokh. Sya’roni, M.Ag. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim yang telah bekerja maksimal dalam menyelenggarakan workshop serta terus berupaya meningkatkan reputasi akademik fakultas melalui pengembangan jurnal ilmiah.
“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh tim Jurnal Teosofia yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan sangat baik. Semoga kerja keras dan kolaborasi yang telah dilakukan menjadi ikhtiar bersama dalam menghadirkan jurnal bereputasi internasional yang membanggakan Fakultas Ushuluddin dan Humaniora UIN Walisongo Semarang,” tuturnya.
Melalui workshop ini, TEOSOFIA: Indonesian Journal of Islamic Mysticism menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu publikasi ilmiah melalui penguatan kualitas artikel, profesionalisme pengelolaan editorial, serta penerapan tata kelola jurnal sesuai standar internasional. Pendampingan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan proses submit ke Scopus sekaligus memperbesar peluang Teosofia meraih indeksasi sebagai jurnal bereputasi internasional.
Ke depan, keberhasilan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan reputasi jurnal, tetapi juga memperluas kontribusi kajian keislaman Indonesia dalam percakapan akademik di tingkat global. Seluruh sivitas akademika pun berharap proses submit Scopus Jurnal Teosofia dapat berjalan lancar dan menghasilkan capaian terbaik sesuai target yang telah ditetapkan.
